Rabu, 10 November 2010

Mabuk Banteng (My childhood mysterious game)



Aku gak tau apa permainan ini pernah dimainkan orang lain, tak banyak mungkin yang tau………dan permainan ini cuma sebentar populernya. Karena permainan ini pernah dilarang. Aku juga tak tahu….dari mana permainan ini. Bahkan coba searching di m’bah Google (http://www.google.com/) tidak ditemukan.

Permainan ini sungguh misterius dan cendrung tak masuk akal. Tapi pada kenyataannya emang benar………bagaimana kami para begundal di SD III Pertamina Rantau Kuala Simpang Aceh Tamiang memainkannya saban istirahat.

Permainanya sangat mudah…..hanya bermodal “balsam”….dan kemauan seorang menjadi “banteng yang mabuk”. Aku ingat kami punya teman paling berbakat jadi “banteng”…….dan tidak pernah gagal jadi banteng adalah Anto namanya. Mungkin untuk jadi pemain “kuda lumping” juga tu anak berbakat……dengan mengoles balsam disekujur wajah….sampai ke leher……kemudian memejamkan mata dan meletakkan kedua tangan yang dikepal seolah-olah sedang meneropong di kedua mata dari sela-sela jari tangan……senderkan wajah yang tertutup tersebut di tembok atau bersujut di atas tanah………

Selanjutnya semua teman mengelilinginya…dan mengucapkan “mabuk banteng…mabuk banteng….mabuk banteng……” berkali-kali….”. ….. konsentrasi…..selanjutnya seseorang akan membimbing untuk tegak…dan memutarkan tubuh beberapa putaran……dalam keadaan punyeng karena di putar dan wajah yang panas…..banteng tersungkur……..tak lama kemudian……wajahnya berubah menjadi buas….laksana banteng yang terluka….mengendus…dan mencakar-cakar kakinya ketanah…….selanjutnya…banteng akan mengejar kami sampai terbirit-birit ketakutan……bila banteng sangat dekat kami cukup berjongkok….dan selanjutnya banteng akan mencari sasaran lainnya yang menantangnya laksana matador…..benar-benar seperti orang kesurupan…kejar….lari…bahkan kalau perlu menyeruduk tembok……

Banteng yang sedang mabuk….tak jarang membuat murid cewek di kelas kami lari tunggang langgang…….untung aja roknya tak tersingkap……bahkan tanpa sadar guru yang lewat pun siap diseruduk……...Bila kedaan sudah tak terkendali…atau banteng mulai kehabisan napas…maka kami akan memukul tengkuknya….dan banteng terkulai……..lemas…dan sadar menjadi manusia normal lagi.

Luar biasa mainan ini….lari ketakutan….tertawa karena ada yang tersungkur diseruduk banteng……….sungguh tidak masuk akal…temen yang waras ….bisa kemasukan jin ngiprit  “banteng” entah dari mana.

Aku pernah coba untuk menjadi banteng….tapi gak pernah bisa……entah mengapa??? Mungkin kalau aku yang jadi banteng….cuma temen cewek aja yang di kejar…ha….ha…dasar banteng gatal……

Aku pernah tanya dengan Anto “banteng” kami…..seperti apa rasanya saat menjadi banteng….. dia tidak bisa jawab…ternyata dia memang tak sadar…kadang dia bengong saja selepas dipukul tengkuknya untuk sadar……

Karena ada pemukulan tengkuk, banteng yang berlari tanpa sadar, murid cewek yang terbirit-birit ketakutan dan puluhan alasan lainya untuk keselamatan, maka permainan ini dilarang disekolah……..lama-lama hilanglah permainan ini.

Kok bisa ya orang kemasukan setan seperti itu???? ……ketika kami bisa memanggil jin untuk dimainkan………sementara kita lihat disekolah sekarang ini banyak yang harus mengusir jin karena muridnya kemasukan setan….dan kesusahan mengusirnya………seperti permainan “jalangkung”. Atau cuma rasa puyeng dan pandangan gelap….yang membuat orang menjadi tak sadar????? Entah lah…..Anto saja tak bisa menjawab apa lagi aku…..


Tapi aku bersyukur pernah memainkan permainan misterius ini…walau misteri itu tak pernah terungkap…..

Salam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar